Meneguhkan Kota Malang Sebagai Kota Aplikasi Dan Game

Sejak tahun 2016 lalu Badan Ekonomi Kreatif menjaring dan melakukan penilaian mandiri Kabupaten/Kota Kreatif Indonesia terhadap 514 kabupaten/kota. Setelah melalui sejumlah seleksi, saat ini ada 10 kabupaten/kota yang berhasil menyandang label kota kreatif. Termasuk di antaranya Kota Malang sebagai kota kreatif di bidang aplikasi dan pengembangan permainan atau game.

Sebagai salah satu kota kreatif, atas penetapan kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif, berbagai parameter terkait hal tersebut di Kota Malang meningkat signifikan dan keunggulannya tak diragukan lagi. Seperti perusahaan, startup dan studio yang di tahun 2017 berjumlah 92, pada tahun 2019 sebanyak 151 dan di 2021 menjadi 168.

Hal itu yang disampaikan Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji saat gelaran evaluasi penetapan kembali kata kreatif Indonesia 2019 dan pemaparan dan fungsionalisasi kata kreatif pada Jumat (19/11/2021). Dalam evaluasi yang digelar secara virtual oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tersebut, ditambahkan pria berkacamata itu, untuk komunitas digital pada tahun 2017 sebanyak, tahun 2019 menjadi 18 dan tahun ini sebanyak 22 komunitas.

“Co-working space atau ruang kerja baru di mana pengguna bekerja dengan orang lain dari perusahaan atau organisasi yang berbeda di satu tempat. Di tahun 2017 sebanyak 3, 2019 menjadi 13 dan tahun ini sebanyak 22. Dari semua itu, maka Kota Malang layak menyandang kota kreatif,” tegas Wali Kota Sutiaji.

Sedangkan nilai bisnis startup, kata dia, yang berskala besar atau bernilai Rp2 miliar per tahun sebanyak 10, berskala sedang dengan nilai bisnis Rp1-2 miliar berjumlah 28 dan yang berskala kecil dengan nilai bisnis kurang dari Rp1 miliar per tahun sebanyak 50.

“Dari berbagai keunggulan ini, pada 30 November nanti pihak Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan melakukan verifikasi terakhir atau finalisasi guna memastikan kelayakan pelabelan kota kreatif. Namun demikian, kami optimis dari capaian itu Kota Malang layak menyandang kota kreatif,” imbuh orang nomor satu di Pemkot Malang itu.

 

Sumber : malangkota.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *