Rakor Urusan Administrasi Kependudukan

Pemerintah Kota Malang melakukan berbagai terobosan agar bisa memberikan pelayanan terbaik tentang administrasi kependudukan kepada masyarakat Kota Malang. Terkait hal itu digelar Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Target Nasional dan Pelaporan Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan Kota Malang 2021 di Ngalam Command Center (NCC) Balai Kota Malang, Rabu (25/8/2021).

Wali Kota Malang Drs. H. Sutiaji mengungkapkan bahwa urusan administrasi sangat penting. Slogan-slogannya dan komitmen Pemkot Malang selanjutnya adalah mencatat menjadi keharusan untuk tertib administrasi. “Sesuatu yang hak tetapi tidak tercatat akan dikalahkan dengan sesuatu yang batil tapi tercatat,” jelas Sutiaji.

Berkaitan dengan itu, maka Wali Kota Malang Sutiaji dan Wakil Wali Kota Malang Ir. H. Sofyan Edi Jarwoko dalam membuat visi dan misi Kota Malang, salah satunya ingin menertibkan masalah administrasi kependudukan. Kuncinya adalah pada pelayanan administrasi kependudukan.

Menurut peraturan perundang-undangan, setiap penduduk berhak memperoleh dokumen kependudukan, ganti rugi dan juga pemulihan nama baik. Untuk itu tiap penduduk wajib melaporkan peristiwa penting kependudukan. Misalnya pelaporan orang yang meninggal dunia. “Sebagaimana visi keempat Kota Malang bermartabat adalah memastikan kepuasan masyarakat dalam pelayanan pemerintahan yang tertib hukum, profesional, dan akuntabel,” tegas Sutiaji.

Di sini searah dengan gerakan Indonesia sadar tertib administrasi kependudukan sesuai instruksi dari Menteri Dalam Negeri. Artinya, apa yang dilakukan Kota Malang akan sejalan dengan kebijakan dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang, Dra. Eny Hari Sutiarny, MM mengatakan kegiatan ini merupakan rapat koordinasi tim pencapaian Target Nasional dan Pelaporan Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan.

“Maksud dan tujuan menyelenggarakan rapat koordinasi ini adalah menyelaraskan visi agar dapat berjalan beriringan untuk mencapai percepatan target nasional. Acara ini digelar secara virtual dan diikuti 29 orang,” beber Eny.

 

Sumber : malangkota.go.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *